Posted in Januari 2007

pengacara

perempuan-perempuan dalam kaca tv itu, berdiri dengan kaki bercantum rapat-rapat. raut pun manis. senyum simpul tak berhenti. soleknya sungguh hebat. tangan seperti terlekat di sisi pinggang macam asykar melayu versi perempuan. aku rasa sopan sungguh. kawan sebelah yang aku cuit pun kata sopan sungguh. kami pun angguk-angguk setuju. sungguh. sopan sungguh. dan aku pun melakukan … Teruskan membaca