Posted in Februari 2006

Kelui

14/2/2006 hai tanah bonda, gamitanmu semakin kuat. aku kian hampir. walau sementara tapi cukup untuk melepaskan rindu dendamku padamu. sambutlah aku nanti tanah bonda. sambutlah aku nanti. aku tak perlukan hamparan permaidani, yang penting dapatku jejakkan kaki di bidangmu. hai tanah bonda, impian ku makin tercapai. akan kucup tanganmu. terimalah aku sebagaimana aku yang dulu. … Teruskan membaca

Mu’aallim

Mu’aallim We once had a Teacher , The Teacher of teachers,He changed the world for the better , And made us better creatures,Oh Allah we’ve shamed ourselves, We’ve strayed from Al-Mu’allim,Surely we’ve wronged ourselves, What will we say in front of him?Oh Mu’allim… He was Muhammad Salla Allahu ‘alayhi wa salam, Muhammad, mercy upon Mankind … Teruskan membaca

Maaf aku bukan pencinta MAWI

My ummah, my ummah, He will say, Rasulullah on that day even though we’ve strayed from him and his way My brothers, my sisters, inIslam, let’s struggle, work and pray if we are to, bring back the glory of his way Ya Allah ya Rabbal ‘alamin (o Allah Lord of the world) Ya Rahmanu ya … Teruskan membaca

Hinanya kamu

9/2/2006 Jangan, jangan. jangan hina si matthew. jangan hina dia. jangan apa-apakan dia. sebab, dia nabi kami. jangan herdik dia. dia utusan Tuhan. dia utusan yang terakhir. kami memegang amanahnya. kenapa perlu hina utusan Tuhan. anda tidak percaya Tuhankah? tolong, tolong, juga, jangan hina Jesus. jangan hina Moses. itu semua nabi kami. kami beriman dengan … Teruskan membaca

bertebaranlah mereka

Apalah yang hendak ditunggu lagi dan janganlah jadi orang yang bodoh dan dungu. sebenarnya, mereka sudah lama tiba. dari dulu lagi mereka sudah sampai ke mari. sejak abad 13 mereka sudah mula bertebaran. usah tunggu. gog dan magog itu telah memecah tradisi. benteng tembaga itu sudah terbongkar. benteng sasa itu sudah lama lunyai. mereka telah … Teruskan membaca

Adat hulubalang

3/2/2006 Masing-masing sudah pun sampai, duduk-duduk sambil bersembang kecil. jam tepat 11.00 pagi. dua pemuda itu dari tadi duduk bersila, segak lengkap berpakaian hitam. tokcik dan pakdin sibuk memeriksa barang-barang, cukupkah? pisang, asam, garam, bunga 7 jenis 7 kuntum mesti ada, segeluk air siap tersedia, jarum, lilin, limau dan sintok. semua sudah ada. semua sudah … Teruskan membaca